by

3 Keutamaan Shalat Dhuha, Mulai Dari Sedekah Hingga Sebab Diampuninya Dosa

Karibkerabat.com, 3 Keutamaan Shalat Dhuha – Selain melaksanakan shalat wajib sebanyak lima waktu dalam sehari, umat islam juga dianjurkan untuk mengerjakan shalat sunnah di berbagai waktu. Mengerjakan shalat sunnah tentunya memiliki berbagai keutamaan tersendiri bagi orang yang menunaikannya.

Salah satu shalat sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah shalat dhuha. Shalat Dhuha sendiri merupakan salat sunnah yang dikerjakan ketika matahari terbit setinggi tombak hingga menjelang waktu salat Dzuhur. Hukum shalat Dhuha adalah sunnah muakkad artinya sunnah yang sangat dianjurkan bagi seorang mukmin.

Rasulullah berwasiat kepada sahabat untuk mengerjakan shalat Dhuha dan beberapa amalan lainnya. Tentunya wasiat tersebut juga berlaku bagi seluruh umat islam yang berada di berbagai pelosok bumi.

3 Keutamaan Shalat Dhuha
Berdoa setelah shalat Dhuha.

Berdasarkan hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA menyebutkan, “Kekasihku SAW mewasiatkan kepadku tiga hal, yaitu puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat salat Dhuha, dan salat Witir sebelum tidur.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Selanjutnya, shalat Dhuha memiliki keberkahan dan keutamaannya sendiri mulai dari dicatat sebagai sedekah hingga menjadi salah satu sebab diampuninya dosa seorang muslim. Berikut adalah tiga keutamaan dan keberkahan dari shalat Dhuha yang harus kamu ketahui.

1. Salat Dhuha Adalah Sedekah

Sebagai salah satu amalan sunnah yang dianjurkan di pagi hari, shalat Dhuha memiliki nilai sedekah jika kamu mengerjakannya. Hal tersebut terdapat dalam sabda Nabi berikut ini.

“Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadankan dengan mengerjakan salat Dhuha dua rakaat.” (H.R. Muslim dari Abu Dzar).

2. Dicukupi Kebutuhan Hidupnya

Dalam isi doa setelah melaksanakan shalat Dhuha, terdapat permohonan kepada Allah untuk diberikan rezeki dari berbagai arah. Hal ini mungkin yang menjadi salah satu musabab disebutkannya shalat Dhuha sebagai salah satu amalan yang dapat mendatangkan rezeki.

Hal tersebut kemudian diperkuat dengan adanya keterangan dari hadits Qudsi yang menyebutkan bahwa orang yang rajin dan istiqamah mengerjakan shalat Dhuha akan diberikan kelapangan rezeki oleh Allah SWT. Rasulullah SAW menjelaskan dalam hadits Qudsi dari Abu Darda, bahwa Allah SWT berfirman:

“Wahai anak Adam, rukuklah (salatlah) karena Aku pada awal siang (salat Dhuha) empat rakaat, maka Aku akan mencukupi (kebutuhan)mu sampai sore hari.” (H.R. Tirmidzi).

3. Sebab Diampuninya Dosa

Keutamaan shalat Dhuha selanjutnya ialah mendatangkan ampunan dari Allah atas dosa-dosa atau khilaf yang telah dikerjakan meskipun dosanya sebanyak buih di lautan. Hal tersebut terdapat dalam sabda Nabi yang bersumber dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang menjaga salat Dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni walau sebanyak buih di lautan.” (H.R. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Baca Juga : Sejumlah Waktu Terbaik untuk Menyantuni Anak Yatim

Sahabat, itulah beberapa keutamaan dari mengerjakan shalat Dhuha. Semoga bisa menjadi motivasi untuk terus istiqamah mengawali pagimu dengan shalat Dhuha. Selanjutnya, kamu juga dapat menjadikan pagi harimu kian berkah dengan menunaikan sedekah di pagi hari.

Yuk jadikan pagimu lebih berkah dengan menunaikan shalat dhuha sebelum memulai segenap aktivitasmu.

Comment

Leave a Reply