by

9 Keistimewaan Bulan Rabiul Awal

Karibkerabat.com – Bulan Rabiul Awal merupakan bulan yang sangat istimewa dan sangat dimuliakan oleh kaum muslimin diseluruh penjuru dunia.

Rabiul Awal ini menjadi istimewa karena Nabi Muhammad SAW lahir di bulan ini. Rasulullah SAW lahir pada senin, 12 Rabiul Awal di Tahun Gajah. Selain kelahiran Nabi Muhammad SAW, pada tanggal 17 di bulan Rabiul Awal ini, dikenal pula dengan peristiwa hijrahnya Rasulullah dari Kota Mekah menuju Madinah.

Terakhir pada 27 Rabiul Awal adalah tanggal wafatnya Baginda Rasulullah SAW.

Berikut 9 keutamaan bulan Rabiul Awal seperti dilansir dalam Islam:

1. Bulan lahir dan wafatnya Rasulullah

Bulan Rabiul Awal merupakan bulan bersejarah bagi umat Islam khusus hari ini Senin bulan Rabiul Awal pada tahun gajah, telah menghasilkan pemimpin umat Islam yang menjadi Rahmatan Lil ‘alamin atau rahmat untuk seluruh alam semesta, baginda Rasulullah SAW.

Allah SWT berfirman, “Dan tiadalah, Kami mengutus kamu, demi rahmat bagi alam semesta”. [QS Al-Anbiya ayat 107].
Bulan Rabiul Awal juga menjadi bulan yang mulia karena Allah SWT mengambil arwah suci dari Rasulullah SAW.

2. Bulan Yang Disunnahkan Memperbanyak Shalawat

Bulan Rabiul Awal atau juga disebut bulan mulud karena merupakan bulan yang sering digunakan untuk memperbanyak baca shalawat dan juga salam pada baginda Rasulullah SAW.

Shalawat Narriyah membuat hidup menjadi baik di dunia atau di akhirat sehingga mendapatkan syafa’at dan juga berkah dari Baginda Rasulullah SAW.

3. Memiliki Banyak Berkah

Bulan Rabiul Awal juga dapat digunakan untuk media yang didukung dengan umat Islam di masjid atau majelis-majelis dan beberapa tempat lainnya.
Ini dikembangkan untuk ditanam, memupuk dan lebih menumbuhkan rasa cinta atau mahabbah pada Rasulullah Muhammad SAW.

4. Ungkapan Kecintaan Pada Rasulullah SAW

Rabiul Awal juga menjadi bulan mengungkapkan akan kecintaan dan kegembiraan dengan Rasulullah Muhammad SAW. Bahkan, orang kafir akan menerima manfaat dengan kegembiraan yang akan diperoleh Nabi Muhammad tersebut.

Dalam satu hadits yang diriwayatkan Imam al-Bukhori dikisahkan bahwa saat Tsuwaibah adalah seorang wanita, Abu Lahab yang menyampaikan kabar gembira tentang kelahiran Nabi Muhammad, Abu Lahab segera memerdekakan Tsuwaibah sebagai wujud tanda cinta dan terima kasih.

Karena kegembiraannya tersebut, Abu Lahab pada hari kiamat kelak, siksa atas dirinya akan diringankan di setiap hari Senin.

5. Meneguhkan Kecintaan Pada Rasulullah SAW

Rabiul Awal juga menjadi bulan untuk menerima keteguhan cinta unat Islam pada Rasulullah SAW.

Untuk seorang mukmin, kecintaan pada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu cara dan salah satu cara meningkatkan iman dan taqwa.
Muslim pada Nabi Muhammad SAW haruslah berada di barisan atas dan semuanya pada keluarga dan diri sendiri.

“Tidak sempurna iman salah satu dari kamu jadi aku (Muhammad SAW) lebih dicintai olehnya lebih dari, orang tuanya dan seluruh manusia.” [SDM. Bukhori Muslim].

6. Meraih Rahmat Allah SWT

Diakhirat kelak, orang yang menerima Nabi Muhammad SAW akan menerima rahmat Allah menciptakan taman surga dan juga akan dibangkitkan bersama-sama dengan orang yang masuk ke dalam golongan orang mati sayahid, orang yang jujur ​​dan orang sholeh.

Imam Sirri Saqathi Rahimahullah berkata, “Barang siapa yang menyengaja (pergi) ke tempat mana yang berkaitan dengan pembacaan maulid nabi, maka tentu saja ia telah menyengaja (pergi) ke taman dari taman-taman surga, karena ia mencari tempat yang diperlukan untuk meminta pembeli ke baginda rasul. Rasulullah bersabda: barang siapa mencintaiku, maka ia akan bersamaku di syurga. “

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Bogor.

Sementara Imam Syafi’i Rohimahullah juga mengatakan bahwa,

“Barang siapa yang mengumpulkan saudara-saudara untuk memperingati Nabi Maulid, kemudian menyediakan makanan, tempat, dan mendukung kemewahan bagi mereka juga Ia akan mengarahkan untuk dibacakannya maulid nabi, maka Allah akan memanggil dia bersama -sama orang yang jujur, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang sholeh.

Dan dia akan memasukkan ke dalam syurga na’im. 

7. Memuliakan dan Membesarkan Rasulullah SAW

Bulan Rabi’ul Awal menjadi hari lahir Baginda Rasulullah SAW dan menjadi hari kebesaran Islam menciptakan makna keindahan sesuai kebutuhan untuk muslimin.

Dalam pembahasan Qatadah Al Anshari, Nabi Muhammad SAW pernah membahas puasa hari Senin dan Rasulullah SAW bersabda, “Apakah hari yang harus saya bahas dan diperoleh kenabian keatas ku.”  

8. Melakukan amal Kebaikan

Bulan Rabi’ul Awal juga menjadi bulan untuk melakukan amal seperti yang dilakukan paman Nabi Muhammad SAW, Abu Lahab dengan memerdekakan Suwaibah.

Beberapa amal yang dapat dilakukan untuk memuliakan hari kelahiran Baginda Rasulullah Muhammad SAW antara lain membaca Al Quran, bershalawat, menerima Nabi, memperbanyak sedekah, menjamu tamu, banyak membantu pada fakir miskin.

9. Dibangkitkan pada Hari Kiamat

Jika pada Rabi’ul Awal seorang mukmin mengumpulkan banyak sanak saudaranya untuk mendukung hari lahir Rasulullah SAW, maka Allah SWT akan membantu di kiamat kiamat kiamat kelak bersama orang jujur, Mai syahid dan orang shalih.

Imam Syafi’i mengatakan jika, “Barang siapa yang mengumpulkan saudaranya untuk hari ini lahir Rasulullah SAW dengan menyediakan makanan dan juga membantu pada mereka, maka Alah berjuangnya di hari kiamat bersama orang orang yang beruntung, orang yang mati syahid dan orang orang yang shalih dan mereka yang penuh dengan surga yang penuh dengan kesenangan.

Comment

Leave a Reply

News Feed