by

10 Manfaat Berjalan Kaki Salah Satunya Memanjangkan Usia

Karibkerabat.com–Berjalan kaki dengan durasi waktu dan jarak tertentu dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang secara fisik dan mental.  Meskipun olahraga ini terbilang mudah dan murah dilakukan, namun banyak orang Indonesia yang belum menyadarinya.

Berjalan kaki belum sepenuhnya menjadi budaya di negeri kita, Indonesia. Riset dari para peneliti Universitas Stanford, Amerika Serikat ini menunjukan  fakta bahwa orang Indonesia adalah orang paling malas jalan kaki sedunia. 

Menurut penelitian yang diterbitkan di Jurnal Nature, rata-rata orang Indonesia berjalan hanya 3.513 langkah setiap hari , coba bandingkan dengan kebiasaan masyarakat Hong Kong yang menempati peringkat pertama masyarakat paling getol jalan kaki di dunia dengan 6.880 langkah setiap hari. why?

Banyak faktor, salah satunya tidak lepas dari sokongan kebijakan pemerintah yang belum berpihak pada para pejalan kaki. Harusnya pemerintah menyediakan pedestrian yang layak, memadai dan manusiawi, ciptakan Ruang Terbuka Hijau yang luas dengan trek olahraga yang selesa. Dengan begitu, secara tidak langsung akan mendorong masyarakat untuk berjalan kaki.

Selain itu, juga perlu terus disosialisasikan manfaat berjalan kaki oleh berbagai elemen di antaranya penulis, blogger, jurnalis dan penggiat media lainnya.

Nah, sebagai bentuk sosialisasi, penulis berbagi pengetahuan tentang manfaat nyata dari berjalan kaki bagi kesehatan seseorang yang diambil dari berbagai sumber.

Paling tidak ada 10 manfaat yang bisa kita dapatkan dan rasakan dari berjalan kaki, di antaranya :

foto : facebook/LH
  1. Membakar kalori

Berjalan selama 30 menit nonstop berguna untuk membakar kalori tubuh sehingga akan menurunkan berat badan. Kalori yang terbakar akan semakin besar apabila kecepatan berjalannya pun ditingkatkan.

Untuk mengetahui berapa kalori yang terpakai saat berjalan kaki bisa  menggunakan alat yang bernama pedometer (jam penghitung kalori).

2. Menguatkan Otot Jantung

Berjalan kaki sedikitnya 30 menit sehari selama lima hari dalam seminggu dapat menguatkan otot jantung sehingga mengurangi resiko terserang penyakit jantung koroner sebesar 15 persen.

3. Menurunkan Kadar Gula Darah

Berjalan setelah makan membantu menurunkan kadar gula darah. Sebuah penelitian menunjukkan dengan berjalan kaki selama 15 menit setelah makan pagi, makan siang dan makan malam secara nyata menurunkan kadar gula darah. Lebih efektif dibnding berjalan kaki selama 45 menit sekali waktu dalam sehari.

4. Meringankan nyeri sendi

Berjalan kaki membantu meringanka nyeri sendi pada lutut dan pinggul. Lutut dan pinggul akan terlumasi dengan baik dengan aktifitas jalan kaki.

5.Meningkatkan sistem Imun Tubuh

Berjalan kaki akan menghilangkan resiko terserang sakit flu dan pilek. Penelitian pada 1000 orang saat musim flu terjadi, menunjukkan hasil yang mengejutkan, yaitu mereka yang berjalan kaki selama 30-45 menit sehari memiliki 45 persen lebih sedikit terserang flu dan infeksi saluran nafas dibanding mereka yang tidak melakukannya.

Secara keseluruhan, gejala flu dan pilek mereka yang rutin jalan kaki berkurang signifikan dibanding mereka yang mager alias malas gerak. (berjalan kaki).  Tidak ada alasan tidak berjalan kaki karena hujan misalnya, karena kita bisa lakukan di dalam rumah dengan threadmill atau naik turun tangga.

6. Memicu Energi

Berjalan kaki ketika kita lelah atau penat justru akan memicu energi tambahan daripada meminum secangkir kopi. Alasannya, dengan berjalan kaki akan meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh sehingga memicu keluarnya hormon kortisol, efinefrin, noreefinefrin yang bertugas memicu energi.

7. Memperbaiki Mood

Berjalan kaki membantu memperbaiki suasana hati dan jiwa. Penelitian menunjukkan dengan berjalan kaki rutin dapat membantu menghilangkan galau, depresi, dan bad mood. Tidak itu saja, berjalan kaki pun akan meningkatkan rasa percaya diri dan memperbaiki perasaaan menarik diri dari pergaulan.

8. Memanjangkan Usia

Ada kalimat bijak mengatakan seperti ini, “Usia adalah urusan Tuhan ,tapi Kesehatan adalah urusan manusia”. Berjalan kaki adalah upaya manusia menjaga kesehatan tubuh sekaligus bentuk rasa syukur kepada Sang pemberi nikmat kesehatan (Tuhan).

Berjalan cepat dapat memperpanjang usia. Para peneliti menemukan bahwa berjalan cepat selama beberapa menit (30 – 45 menit) menurunkan resiko kematian sebanyak 20 persen. Apabila kecepatan ditingkatkan lagi menjadi 4 mil/jam maka resiko kematian akan menurun sebanyak 24 persen. Resiko terserang jantung dan kanker akan menurun dengan berjalan kaki.

9. Menguatkan Otot Kaki

Kaki adalah penunjang aktifitas paling primer bagi manusia. Kaki yang kuat akan membawa kita pergi kemana-mana, tidak gampang lelah dan capek. Berjalan kaki akan menguatkan kaki. Apalagi dilakukan di area perbukitan yang menanjak dan tinggi. Otot kaki akan terlatih dan tidak gampang lelah. 

10. Berfikir Kreatif

Berfikir kreatif bisa diciptakan denga berjalan kaki. Berjalan kaki membantu menjernihkan pikiran yang sedang kalut. Sebuah penelitian mencoba membandingkan orang yang mencoba memikirkan ide-ide saat berjalan kaki dengan orang yang hanya duduk saja. Hasilnya, orang yang berjalan kaki lebih cemerlang dalam ide dibanding saat mereka duduk.

Berjalan kaki akan membuka aliran ide-ide bebas dan cara sederhana meningkatkan kreatifitas baik fisik dan mental.

Selamat mencoba, salam OKK, Olahraga Kebugaran Kaki !!!

Comment

Leave a Reply

News Feed